Kelebihan dan Kekurangan Desain Rumah 2 Lantai

Rumah merupakan salah satu kebutuhan utama untuk hunian dan berlindung dari terik maupun dinginnya suhu udara di luar. Namun seiring dengan perkembangan zaman, rumah kini juga menjadi karya yang berfungsi untuk menunjukkan karakteristik dan eksistensi individu. Rumah juga berfungsi menjadi tempat bertumbuh anak-anak, serta menua bersama pasangan. Tak heran jika kini banyak orang berlomba-lomba membuat rumahnya senyaman dan semaksimal mungkin.

Bagi Anda yang memiliki lahan terbatas, desain rumah 2 lantai bisa menjadi alternatif solusi untuk menciptakan hunian impian Anda bersama keluarga. Namun sebelum memutuskan membuatnya, Anda bisa menyimak terlebih dulu kelebihan dan kekurangan desain rumah 2 lantai sebagai pertimbangan.

Kelebihan Rumah 2 Lantai

Lebih Leluasa
Rumah dengan desain 2 lantai tentu membuat Anda lebih leluasa untuk mengatur hunian Anda. Anda bisa memiliki banyak kamar dan ruangan sehingga rumah Anda dapat tertata lebih baik, terutama jika Anda memiliki barang yang cukup banyak. Anda juga bisa menambahkan kolam renang atau balkon sebagai tempat untuk melepas penat setelah bekerja seharian.

Privasi Lebih Terjaga
Rumah dua lantai memudahkan Anda untuk memiliki banyak ruang untuk anggota keluarga Anda. Pemisahan ruangan ini dapat memberikan privasi bagi Anda. Hal ini sangat bermanfaat terutama jika anak Anda beranjak remaja dan mulai membutuhkan privasi dan ruang sendiri.

Dapat Memiliki Hunian Besar di Atas Lahan Sempit
Desain rumah 2 lantai juga memungkinkan Anda memiliki hunian besar meskipun lahan yang Anda miliki terbatas. Anda dapat memaksimalkan luas lahan yang Anda miliki dengan memilih desain rumah 2 lantai agar Anda bisa memiliki hunian yang lega untuk tinggal bersama keluarga.

Kekurangan Rumah 2 Lantai

Kurang Cocok untuk Lansia
Dibalik kelebihan hunian 2 lantai, terdapat beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya yaitu rumah dengan desain 2 lantai ini kurang cocok untuk lansia, terutama jika ada ruangan yang perlu dijangkau di lantai 2 dengan menggunakan tangga. Sebagai alternatif, Anda bisa menempatkan lansia di lantai dasar dan menempatkan ruang santai keluarga di lantai yang sama agar lansia ini tidak perlu menaiki tangga.

Desain Tangga yang Kurang Tepat dapat Berbahaya
Salah satu tantangan membuat rumah dengan desain 2 lantai terletak pada pemilihan tangga. Pastikan Anda memilih tangga yang tepat dan aman, jangan hanya mengutamakan estetika saja. Pemilihan tangga yang kurang tepat dapat menimbulkan potensi bahaya untuk anak, lansia, maupun penghuni rumah lainnya.

Mudah Lelah
Dibalik keleluasaan yang Anda dapatkan dengan memiliki hunian 2 lantai, ada harga yang harus Anda bayar yaitu naik turun tangga yang melelahkan. Namun jangan khawatir, Anda bisa menyiasatinya dengan menempatkan kamar anak yang energinya masih berlimpah di lantai atas. Selain itu tempatkan ruang santai keluarga dan ruang makan di lantai dasar agar penghuni rumah yang sudah berusia lanjut atau setengah baya tidak perlu sering naik turun tangga.

Biaya yang Cukup Tinggi
Desain rumah 2 lantai juga membutuhkan biaya yang cukup tinggi karena Anda harus membuat dasar lantai dua yang kuat. Biaya untuk membuat dek atau lantai dasar bagian atas ini bisa dibilang cukup mahal karena harus kuat menopang struktur bangunan di atasnya.

Demikian kelebihan dan kekurangan desain rumah 2 lantai. Bagaimana, tertarik untuk mengaplikasikannya di hunian impian Anda?